[bintang laut] Telur ikan? Telur katak? Kepompong?

Suatu pagi beberapa anak dari kelompok bintang laut melihat sesuatu yang menarik di sekitar kolam ikan. Dalam sekejap hal tersebut jadi perbincangan mereka di kelompok dan memicu berbagai imajinasi dan pertanyaan di dalam kepala mereka.

wpid-2013906104308.jpg wpid-2013906103838.jpg

Kakak Pungky dan kak Novi mengajak mereka untuk kembali mengamati temuan mereka dan juga mendorong mereka untuk menduga-duga benda apa itu sebetulnya. Di suatu kesempatan, kakak mengajak kelompok Bintang Laut untuk menggambarkan dengan teliti apa yang mereka temukan dan melihat apa yang ada di sekelilingnya. Ada yang meyakini benda itu adalah telur ikan, ada yang mengatakan telur katak, yang lain menduga itu kepompong. Dengan berbagai teori dan wawasan mereka, mereka saling mempertahankan keyakinannya.

Beberapa waktu berlalu sampai akhirnya mereka bersama-sama menemukan bahwa benda unik yang tergantung di bawah daun di atas kolam ikan adalan buih tempat katak pohon meletakkan telurnya. Hal ini-pun mereka simpulkan setelah mereka menemukan informasi mengenai hal tersebut di beberapa buku di perpustakaan. Entah bagaimana juga caranya sang katak pohon menemukan kolam ini untuk menetaskan telurnya. Sejauh ingatan, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya… Mungkin sang katak sendiri yang datang untuk membiarkan dirinya menjadi pembelajaran bagi anak-anak di Semi Palar.

Discovery Learning – proses ini yang dialami teman-teman Bintang Laut ini. Proses menemukan hal yang menarik dan menemukan jawabannya sendiri. Proses yang menarik bagi mereka dan berharga bagi pembelajaran diri mereka. Ini juga gambaran dari Emergent Curicullum, di mana guru perlu peka dan merespon minat dan rasa ingin tahu anak yang sedang berkembang – walaupun sebagai konsekuensinya ada program-program yang sudah direncanakan perlu disesuaikan.

Tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *