[orca] proyek instalasi rangkaian listrik

 

wpid-PhotoGrid_1391685737698.jpg

 

Masihkah kita (para orangtua dan guru) ingat dulu saat bersekolah kita diajari rangkaian listrik paralel dan serial. Kita diberi diagram-diagram dan diajarkan simbol-simbol sumber daya, saklar dan lain-lain. Simbol yang sebetulnya abstrak bagi kita. Lalu saat itu kita jadi berpikir apa gunanya ya kita belajar ini.

Kali ini di kelompok Orca, kakak juga mengajak anak belajar tentang rangkaian yang sama. Mungkin sedikit berbeda, kakak MJ dan kak Arry mengajak teman-teman Orca untuk merancang sebuah rumah untuk dipasangi lampu di dalam ruangan-ruangannya. Jadi mereka merancang instalasi listrik di dalam maket bangunan tadi. Beberapa anak ternyata memunculkan ide-ide inovatif. Instalasi listrik yang di letakkan bawah lantai hingga kabel-kabel tersembunyi. Beberapa memisahkan saklar lantai satu dan lantai dua. Ada juga yang menata jalur listrik utama dan dengan rapi membagi rangkaian paralel ke sebelah kiri dan kanan di mana ruangan-ruangan terletak. Luar biasa! Yang juga menarik, teman-teman belajar dengan semangat dan antusiasme tinggi.

Seperti cuplikan catatan refleksi beberapa teman Orca yang menarik untuk kita cermati setelah mereka sampai batas waktu tahap pertama peninjauan (review proyek) – yang kebetulan dilakukan oleh kak Andy.

“…aku mulai keringatan dan capai. Aku merasa tegang dan itu bukan karena volt listrik. Rangkaianku belum selesai jadi ada rasa aneh mengaliri tulang punggungku dan itu bukan ampere. Tapi pada akhirnya aku tidak apa-apa dan merasa oke. Aku senang sudah berusaha sekeras itu.” 
 
“Waktu buat maket aku merasa deg-degan karena kalau hanya buat instalasi aku pernah. Maket aku pernah namun instalasi + maket aku belum pernah sama sekali. Makin gugup pas dibilang mau dicek sama kak Andy terus dinilai tapi waktu aku bisa menyalakan lampu aku merasa takjub ternyata aku bisa buat pekerjaan yang seperti itu.”
 
“… aku hanya terbawa dengan proyek itu bersenang-senang, tanpa bersedih ku berkonsentrasi menyelesaikan proyek yang kakak berikan, walaupun tanganku sakit membuat kabel-kabel tembaga menjadi pas, aku tidak bosan atau mengeluh. Aku juga tidak merasa pegal sama sekali. Padahal biasanya aku pegal-pegal kalau duduk terlalu lama atau melakukan satu hal tanpa melakukan yang lainnya, tak ada istirahat. Aku selama ini sangat senang jika ada kegiatan melanjutkan proyek instalasi listrik, ikutlah mengalir dengannya dan kau akan maju.”
 

Setelah peninjauan teman-teman diajak oleh kakak menuangkan apa yang dialami / dirasakan selama proses pengerjaan proyek ini. Hal ini yang disebut kegiatan reflektif. Tahap yang sangat penting untuk menutup lingkaran pembelajaran dan mudah-mudahan bisa menyegel hal-hal yang diperoleh di dalam proses ini.

Sebagai catatan tambahan, proyek instalasi listrik ini dirancang sebagai bagian dari pelaksanan Ujian Sekolah teman-teman Orca di SD-6. Proyek ini adalah satu komponen dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama semester dua ini. Anak tidak hanya diuji dalam satu penggal waktu melalui beberapa puluh soal Pilihan Ganda, tapi ditantang untuk memunculkan segala pengetahuan, keterampilan, pola pikir, kemampuan mengatasi masalah, mengelola waktu dan diamati karakter-karakternya. Dari proses ini, para guru dapat mengamati dan mengambil kesimpulan bagaimana kemampuan anak secara holistik / utuh dalam hal ini melalui bidang studi Sains. [aas]

Tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to [orca] proyek instalasi rangkaian listrik

  1. Murbadi Yohanes says:

    Luar biasa…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *