[klab smipa] hiking jayagiri – sukawana

 

wpid-c360_2014-04-12-08-57-40-443.jpgSetelah dimajukan seminggu dari jadwal sehubungan libur Minggu Paska, tanggal 12 April pagi hari rombongan peserta hiking kumpul di kediaman salah satu keluarga. Dari sana rombongan berjalan kaki mencari kendaraan umum yang bisa membawa kita ke titik awal perjalanan.

Matahari masih menyeruak di antara pepohonan saat kita berkumpul dalam lingkaran untuk mengawali perjalanan kita dengan doa. Tidak lama jalur perjalanan menuju Jayagiri menghadang dengan tanjakan yang cukup bikin nafas terengah. Pijakan yang mantap juga tidak terlampau mudah ditemukan karena permukaan tanah yang cukup licin di bawah langkah kaki kita.

Setelah menembus jalur Jayagiri, kami rehat sebentar di warung2 di sana dan berbelok ke arah Barat menuju Sukawana. Rute cukup bervariasi, cuaca secara umum bersahabat walaupun hujan sempat turun karena anak-anak berseru “ayo hujan, hujan!!!”, mungkin mereka ingin merasakan hujan turun di suasana hutan Jayagiri. Berapa lama kami menelusuri jalan perkebunan yang banyak rusak karena hujan dan lalu lalangnya kendaraan off-road. Lalu kami berbelok di titik yang disebut Leuweung Poek, dan menembus jalan setapak mengarah ke Sukawana. Sekitar jam 13 siang, kami mulai masuk ke area perkebunan teh dan tidak lama kami tiba di Sukawana.

wpid-photogrid_1399200658696.jpg

Cukup menarik perjalanan ini karena rute yang bervariasi, selain menemukan sendiri serangga dan hewan kecil yang menarik, kakak-kakak yang memandu juga mengenalkan beberapa hal yang ditemui dalam perjalanan termasuk beberapa buah2an hutan yang aman untuk dimakan dalam situasi darurat.

wpid-photogrid_1399205862920.jpg

Sesampai di Sukawana, kami disambut dengan hidangan santap siang yang istimewa, yang disiapkan oleh seorang rekan (kang Belek) yang memang tinggal di sana. Santap siang yang luar biasa enak setelah perjalanan yang cukup melelahkan buat kita semua. Pukul 14.30, kamipun kembali ke Bandung menggunakan kendaraan umum.

Setelah beberapa lama kegiatan Klab Smipa terganggu oleh faktor cuaca, perjalanan ini jadi awal yang menarik. Selain juga merupakan ujicoba karena bentuk kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan, dikelola oleh orangtua, melibatkan anak-anak lintas jenjang juga kakak smipa. Tentunya keasikan dan keseruan pengalaman hari ini jadi pendorong bagi kegiatan serupa selanjutnya. Ayo menjelajah!

Tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *