[okapi] Belajar Pencak Silat di Sekepicung

Pada tahun kedua berkolaborasi bersama masyarakat Sekepicung (Desa Ciburial kabupaten Bandung Barat), KPB berkesempatan untuk rutin belajar Pencak Silat bersama tokoh masyarakat di Sekepicung, yaitu Uwa Eson yang juga merupakan Bapak RW sekaligus ketua perguruan pencak silat dan Bapak Unan selaku pelatih.  Setiap hari rabu menjadi hari penuh olah fisik, karena pada pagi hari KPB belajar mengolah lahan pertanian terpadu di sekepicung, lalu harus berjalan menapaki jalanan terjal menuju lokasi pencak silat. Setelah beristirahat sejenak , atau membaca buku di perpustakaan rumah belajar mentari, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan latihan pencak silat dari pukul 13:00 -15:30.

Olahan spesifik dari kegiatan pencak silat di antaranya, (1) Tangan: keterampilan fisik sekaligus olah gerak pencak silat dengan nilai seni tinggi  (2) Kepala: membuat film dokumenter tentang pencak silat, mempelajari sejarah pencak silat, merencanakan proses pembuatan, manajemen proyek dan sebagainya   (3) Hati: membangun relasi bersama warga melalui kegiatan pencak silat, membangun kontribusi dengan berusaha mengenal dan mencintai pencak silat, menghayati nilai-nilai pencak silat.

Untuk kegiatan lain di sekepicung seperti memasak dapat turut diintip  liputannya melalui tulisan teman KPB berikut:

Masak di Sekepicung oleh Ray

pencak_silat_sekepicung_2 pencak_silat__sekepicung_3

Catatan proses: kak Agni

Tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *