ngopi bareng warga halaman depan

ngopi bareng header 25 agustus

Pagi ini digulirkan forum Ngopi Bareng – Warga Halaman Depan Semi Palar. Kumpul-kumpul ini baru pertama kali digelar – mengundang teman-teman yang sehari-hari ‘menghuni’ dan berinteraksi di halaman depan Rumah Belajar Semi Palar.

This slideshow requires JavaScript.

Sudah cukup lama gagasan ini ingin diwujudkan, setidaknya sejak tahun yang lalu. Tapi memang belum sempat digulirkan. Kali ini di awal guliran TP13, kami memutuskan untuk memulainya dan melihat bagaimana hal ini bergulir.

Berpijak pada prinsip2 pendidikan holistik, salah satu kata kuncinya adalah Konektivitas. Pemikirannya adalah bahwa kita perlu membangkitkan kembali saling keterkaitan / keterhubungan dari segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Terutama antara kita manusia-manusianya. Halaman depan Smipa (gerbang sekolah, tempat parkir) adalah ruang yang pertama kali – setiap hari kita hadiri saat anak-anak datang untuk belajar di Semi Palar. Di halaman depan itulah anak-anak ‘beralih pendidik’ dari keluarga ke sekolah – juga berjumpa dengan warga sekolah yang lain seperti tim Mujaer. Lewat dari halaman depan, anak-anak smipa berjumpa dengan warga Sukamulya. Ruang perjumpaan seperti Warung Bu Soem jadi bagian juga dari ruang interaksi sosial kita semua. Tentunya jadi ruang belajar dan ruang pendidikan terutama buat anak-anak kita. Dalam pendidikan holistik, keterlibatan setiap orang yang dijumpai anak-anak dalam proses belajarnya menjadi penting, bukan hanya guru di kelas. 

TheBuSum

A post shared by Agni Yoga (@agni2x) on

Hadir dalam pertemuan pagi ini warga halaman depan, para pengantar murid-murid di sekolah : Pak Teten, pak Iyan, pak Wawan, aa Yanto, pak Agus dan pak Asep. Dari warga Sukamulya hadir juga Yasin (biasa dipanggil Jojon), tim Mujaer hadir juga selain rekan-rekan orangtua yang kebetulan pagi ini hadir di Semi Palar. Bukan hanya para ayah, tapi hadir juga para ibu di kesempatan ini. Untuk pertemuan pertama, cukup banyak yang menyempatkan diri untuk hadir. Kita-kita yang jumpa setiap hari tapi mungkin baru sebatas tatap muka dan belum sampai mengenal lebih jauh.

Dicairkan dengan cangkir-cangkir kopi yang baru diseduh, kita mulai dengan saling memperkenalkan diri. Nama siapa, asal dari mana, tinggal di mana… Dari situ satu sama lain kita mulai terkoneksi, ada yang daerah asalnya sama, ada yang tempat tinggalnya dekat dan lain sebagainya. Walaupun belum terlalu banyak yang hadir terutama rekan2 pengemudi yang mengantar anak sehari2, mudah2an pertemuan ini jadi awalan. Mudah2an juga bisa dijadikan kegiatan yang diselenggarakan berkala.

Terima kasih buat segala partisipasinya – terutama buat rekan-rekan yang menyempatkan hadir. Salam Smipa.

 

 

 

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *