Sampah merupakan salah satu permasalahan yang patut untuk diperhatikan dan merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan manusia, karena pada dasarnya semua manusia pasti menghasilkan sampah. Karena hal itulah teman-teman OSIS SMP Semi Palar bekerja sama dengan Plastavfall untuk memilah sampah dari orang tua smipa yang sebelumnya telah di kumpulkan. Plastavfall itu sendiri adalah salah satu bank sampah di bandung yang ikut membantu kegiatan ini berjalan. Respon yang di berikan oleh orang tua smipa juga sangat baik untuk mendukung kegiatan ini – dalam pengertian cukup banyak orangtua yang sudah memilah sampah di rumah dan tidak serta-merta membuangnya ke tempat sampah. Saat kita memilah dan mengolah sampah, kita biasanya menjadi lebih sadar tentang jumlah sampah yang kita hasilkan dari waktu ke waktu. Karenanya pilah sampah jadi sesuatu yang baik untuk membangun kesadaran lingkungan dalam diri kita masing-masing.
Kegiatan pemilahan sampah di Semi Palar berlangsung lancar. Sebelum teman-teman dari Plastavfall datang, kami mencoba memilah sesuai kategori yang telah ditetapkan. Tetapi ternyata memilah sampah tidak sesederhana yang kami duga. Kami belajar banyak dari Plastavfall, salah satunya adalah menempatkan berbagai sampah sesuai dengan kelompoknya. Diperkirakan total jumlah sampah yang bisa diserahkan ke Plastavfall kali ini sebanyak 60-70 kilogram. Cukup banyak. Berarti sampah sejumlah itulah yang akan diproses lanjut atau didaur ulang. Dari keseluruhan sampah yang terkumpul, hanya sekitar 5-10 % yang tidak terangkut oleh Plastafvall. Hal ini cukup menggembirakan.
Untuk mengolah plastik kemasan yang memang belum bisa didaur ulang, Plastavfall juga membuat EcoBricks, dan mereka juga menerima EcoBricks yang telah kita buat.

Sampah yang diterima adalah sampah yang sudah dipilah, sudah dalam keadaan bersih dan bebas bau. Kegiatan pemilahan sampah ini rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan di minggu ketiga. Tempat pengumpulannya di area sebelah bengkel. Fasilitas Pilah Sampah Smipa baru saja selesai dibangun. Sebagian dana pembangunan diperoleh dari dana Pasar Ramadhan yang terkumpul.
Di Fasilitas Pilah Sampah Smipa ini, semuanya disiapkan supaya sampah tidak langsung dibuang dan ditimbun di TPA, tapi sedapat mungkin didaur ulang. Setidaknya inilah peran serta kita untuk mengurangi jumlah sampah yang terus menerus dan semakin jadi masalah buat kita manusia dan planet bumi tempat tinggal kita.





