Ririungan Semi Palar

Memperkenalkan ruang interaksi baru untuk Keluarga Besar Semi Palar : Ririungan Semi Palar.

Sepanjang 15 tahun perjalanan Semi Palar, kita mengalami bahwa dinamika kehidupan belajar di Rumah Belajar Semi Palar tidak hanya berjalan di ruang kelas – tapi juga dihidupi di berbagai aktivitas kehidupan melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam berbagai bentuk.

Banyak kelompok minat dan aktivitas yang menggulirkan berbagai kegiatan yang secara keseluruhan menggenapi pembelajaran holistik yang kita upayakan bersama di Semi Palar. Kelompok minat atau aktivitas di Semi Palar kita kenal sebagai KlABs : Kelompok Aktivitas Bersama. Mulai dari Kantin Smipa, Futsal, Wushu, Lingkar Blogger, peminat literasi, Klab Jelajah Bandung – yang sukanya menjelajah mulai dari jalan-jalan cari sarapan sampai jalan2 jauh ke sesar lembang. Mulai yang suka ngurus2 mobil dan parkiran hingga ke penyelenggara Pasar Ramadhan. Seperti yang kami sampaikan di taki-taki, Rumah Belajar Semi Palar adalah bukan terbatas sebuah sekolah, tapi sebuah komunitas.

Apa Bedanya?

Ririungan adalah ruang interaksi komunitas. Ririungan Semi Palar adalah sebuah network platform (platform / ruang untuk berjejaring). Selama ini Klabs dan lain-nya bertumpu pada Grup WA yang terpisah-pisah dan tidak saling terkoneksi. Semua berinteraksi di dalam kelompoknya masing-masing. Sepertinya banyak juga warga Smipa yang tidak tahu kegiatan atau kelompok minat apa saja yang diselenggarakan bersama di Semi Palar.

Pembeda terutama adalah di Ririungan ini adalah semua saling terkoneksi di dalam sebuah rumah besar (virtual). Di dalamnya ada ruang-ruang spesifik kelompok minat / aktivitas di mana setiap warga bisa saling mengunjungi, melihat aktivitas dan berinteraksi di dalamnya. Selain ruang aktivitas, setiap warga juga punya ruang pribadi yang bisa dikunjungi. Kita bisa melihat siapa sudah menyumbangkan apa yang menjadi konten ruang bersama ini.

Berbeda dengan media sosial lainnya, Ririungan pada dasarnya adalah sebuah website yang kontennya dan aktivitasnya dihidupi dari kontribusi dan interaksi bersama. Di sini warga bisa menyumbangkan tulisan, menempatkan foto atau kontek audio visual, ikut dalam forum diskusi dan lain sebagainya. Ririungan adalah semacam kombinasi / integrasi dari blogging platform (wordpress atau blogspot), Facebook, Instagram (posting foto) atau Youtube (video).

Untuk Siapa?

Ririungan adalah ruang interaksi komunitas Semi Palar, jadi Ririungan diperuntukkan bagi :

  • murid SMP dan KPB,
  • rekan-rekan orangtua,
  • tim smipa,
  • alumni (murid, orangtua dan guru)
  • relasi dan komunitas yang pernah berinteraksi langsung dengan keluarga besar Semi Palar.

Untuk bergabung silakan sign-up di semipalar.ning.com.

Sekilas Proses

Ririungan diinisiasi atas gagasan rekan Ahkam (ortu Yori – kelompok Prada). Gagasan yang sudah lama muncul dalam berbagai diskusi, dipicu keinginan membuat platform menulis bersama buat teman2 Lingkar Blogger – supaya tulisan2 bisa jadi seperti majalah daring (online magazine) – yang isinya buah pikiran teman2 yang suka blogging. Akhirnya Ririungan dicoba direalisasi pada tanggal 30032020 (30 Maret 2020).

Dalam situasi sekarang bahwa kemungkinan situasi COVID-19 ini berkepanjangan – rasanya ini jadi momen yang tepat untuk menggulirkan ruang baru ini. Selama 3 minggu ini, Ririungan dicoba dikonstruksi bersama rekan-rekan yang membantu menguji-coba menyumbangkan konten – termasuk teman2 KPB yang sekarang sudah memindahkan aktivitas bloggingnya ke Ririungan. Saat bewara ini dituliskan, Warga Ririungan tercatat lebih dari 50 orang. Dalam jangka waktu sekitar 3 minggu, sudah terkumpul 30 konten tulisan di Blog Warga – yang dituliskan teman-teman KPB, rekan-rekan orangtua dan kakak Smipa. Tanpa terasa sudah ada 17 Ruang Kelompok Aktivitas Bersama – termasuk di dalamnya ruang untuk teman-teman KPB.

Kakak2 KB-TK kelompok Lurik, Ulos dan Songket sudah mulai memanfaatkan Ririungan untuk berbagi konten pembelajaran.

Mari bergabung, mari berkontribusi dan membangun koneksi. Lebih jauh dari itu, dalam periode berjeda karena COVID-19 ini mari merefleksikan diri, menemukan makna dan lebih jauh lagi berusaha menemukan hal-hal yang perlu dan bisa kita lakukan berbeda untuk kehidupan yang lebih bermakna di masa depan – bersama-sama di dalam komunitas ini.

Hatur nuhun.

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.