[owa] Piknik dalam Kerimbunan di Tengah Kota

Pagi hari yang cerah, Kawanan Owa datang ke sekolah dengan semangat yang lebih menyala, celana panjang dan topi melengkapi penampilan pagi itu. Mereka akan piknik, ke kebun tetangga. Di tengah padatnya pemukiman di kawasan Sukamulya tentu tidak terbayangkan ada sebuah area mirip hutan mini yang jaraknya hanya selemparan batu dari sekolah. Tepatnya ada di Kawasan PDAM Sukamulya, sebetulnya tempat ini adalah lapangan tenis tetapi dengan pepohonan besar di sekeliling, udara segar yang melingkupi, dan bunyi-bunyian binatang hutan yang menarik.

Kawanan Owa mempunyai misi, sepanjang jalan Kawanan Owa akan saling menjaga dan mengingatkan temannya untuk tetap berjalan di barisan, karena kali ini Kakak mempercayakan Kawanan Owa untuk berjalan tanpa tali. Selain itu, Kawanan Owa juga harus menyapa setiap orang yang ditemui di jalan. Waaaah, ternyata ini bukan hal yang sulit buat Kawanan Owa, sepanjang jalan terdengar sapaan-sapaan ceria saling bersahut-sahutan yang diiringi dengan lambaian tangan. Hati siapa yang tidak senang disapa anak-anak manis seperti Kawanan Owa, segala bapak dan ibu, penjual sayur, dan pejalan kaki yang ditemui membalas sapaan tersebut dengan tak kalah ceria. Sungguh pagi yang menyenangkan. Kawanan Owa membagi kebahagian buat sekitarnya.

Setibanya di kebun, Kawanan Owa meniti jalan setapak di tengah rimbunnya pohon menuju area lapang tempat mereka bisa bermain dan berlarian. Kawanan Owa saling bantu saat turun dari tangga yang curam dan licin. Ups, hampir saja salah seorang Kawanan Owa terpeleset, beruntungnya, sebelum terjatuh ada tangan kecil yang memeganginya dan membantu berdiri. Setibanya di tanah lapang Kawanan Owa segera berhamburan berlarian dengan bebasnya. Di area terbuka dan luas ini Kawanan Owa diperbolehkan untuk berlari dan bersuara lebih keras karena tidak akan mengganggu orang lain. Tapi Kawanan Owa sudah mengerti saat di sekolah harus menjaga suara dan tenang karena ada banyak teman lain yang sedang belajar. Kawanan Owa bermain dan makan bersama hingga tak terasa matahari sudah semakin tinggi dan Kawanan Owa harus pulang. Sebelum pulang tak lupa Kawanan Owa mengucapkan selamat tinggal pada pohon, rumput, bunga, dan tanah yang ada di sana. Semoga mereka akan tetap ada supaya generasi-generasi lain setelah Kawanan Owa bisa tetap menikmatinya.

piknik

Catatan proses: kak Nana

Tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.