[kakapo] Sesi Bermain ala SMP Smipa

Sebagai bentuk apresiasi dari kakak, karena teman-teman Kelompok Kakapo sudah berusaha optimal dalam membantu Kakak dan pihak sekolah ketika mempersiapkan dan menghadapi proses akreditasi SMP, pada hari Jum’at tanggal 06 September 2016, Kakak menggulirkan satu sesi bermain untuk teman-teman Kakapo, tentu saja sesi bermain ala jenjang SMP Smipa…

Sesi bermain di jenjang SMP Smipa selalu Kakak rancang guna mencapai sasaran olahan belajar tertentu dan/atau sasaran aspek karakter tertentu, yang dibalut dalam bentuk kegiatan permainan unik, menarik, dan dinamis. Harapan Kakak adalah teman-teman di jenjang SMP dapat memperoleh insight melalui sebuah kegiatan yang mereka sukai, hingga teman-teman di jenjang SMP secara tidak sadar (boleh jadi juga secara sadar) menyerap nilai-nilai positif tertentu bukan dari kegiatan “belajar”.

Sasaran sesi bermain kali ini – selain bentuk apresiasi yang telah dikemukakan di atas – mencakup kemampuan mengolah angka dan bilangan (Matematika); membangun kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, negosiasi, berkoordinasi; berpikir lateral; serta mengasah empati.

Teman-teman Kakapo dibagi menjadi empat kelompok kecil. Masing-masing kelompok mengambil jarak satu sama lain di dalam kelas. Setiap kelompok Kakak berikan setumpuk kartu remi yang terdiri dari angka 2 – 9 dengan jumlah masing-masing angka yang berbeda. Kakak mencantumkan target jumlah kartu yang harus dipenuhi oleh masing-masing kelompok di papan tulis. Tujuan permainan adalah: semua kelompok dapat memenuhi target yang telah ditentukan dalam maksimal 10 putaran.

Bagaimana cara bermainnya?

Setiap kelompok hanya boleh berdiskusi dengan sesama teman dalam kelompoknya (kecuali di putaran 3, 7, dan 9, dimana semua kelompok boleh berdiskusi massal untuk membahas strategi yang tepat). Secara bergiliran, masing-masing kelompok harus memberikan kartu ke kelompok lain dan menyebutkan jumlah kartu yang diberikan, serta untuk kelompok mana kartu tersebut diberikan. Ketika seluruh kelompok sudah mendapatkan giliran memberikan kartunya ke kelompok lain, ini berarti satu putaran telah selesai dilakukan. Di akhir setiap putaran, kakak kemudian menanyakan dan menuliskan kondisi kartu di masing-masing kelompok; jika jumlahnya sesuai dengan target, ucapkan “Pas!”; jika kartunya kurang/lebih, sebutkan selisihnya berapa. Lalu putaran kedua dimulai dengan membalik giliran memberikan kartunya (dari kelompok terakhir yang menerima kartu di putaran sebelumnya).

Setelah selesai melakukan putaran yang ke-3, seluruh teman-teman Kakapo berembuk bersama untuk mencoba membahas dan merencanakan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan permainan ini. Beberapa anak sudah mulai paham sebab-akibat dari memberikan sejumlah kartu tertentu ke kelompok tertentu.

Di sesi diskusi massal berikutnya (setelah putaran ke-5), mulai bermunculan ide-ide yang memang merupakan kunci jawaban strategi terbaiknya. “Ngasihinnya ke yang kurang”, “Kita harus merhatiin jumlah kartu yang dikasihin”, “Jangan ngasih ke yang lebih”, ujar beberapa anak. Ada satu anak yang sudah mendapatkan gambaran strategi yang jitu, “Harus ada satu kelompok yang dikorbanin dulu, nanti baru yang lebih ngasihin sisanya ke sana”. Karena sudah keluar dari pemikiran anak, Kakak kemudian membantu memberikan kata kunci untuk dapat berhasil menuntaskan permainan ini, “Kata kuncinya adalah empati…”

Teman-teman Kakapo akhirnya dapat menyelesaikan permainan di putaran ke-8, lebih cepat dari ekspektasi Kakak. Bravo! Usai permainan, Kakak membahas esensi permainan bersama teman-teman Kakapo. Muncul berbagai insight dari teman-teman Kakapo yang kemudian Kakak rangkumkan dalam satu kalimat, “Kita harus peka dengan kondisi teman yang lain. Ketika ada teman yang kesulitan, kita coba bantu sebisa mungkin tanpa pamrih. Ketika niat saling bantu sudah muncul, suatu saat kita sedang mengalami kesulitan, teman-teman yang lain pun akan mencoba membantu sebisanya agar kesulitan kita dapat teratasi. Pasti!”

sesi_bermain_ala_smp_smipa

Catatan proses: kak Koben

Tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.