hari rumput di smipa

ada hari rumput di smipa. sudah berjalan memasuki minggu ke tiga. apa itu hari rumput? hari rumput itu kesepakatan anak-anak dan kakak untuk memberi kesempatan pada rumput untuk tumbuh. awal mulanya kakak-kakak mengajak anak mengamati kondisi rumput di lapangan smipa, yang sejak awal semester semakin lama semakin mengering, semakin menguning.

akhirnya setelah dibicarakan, anak-anak dan kakak sepakat dengan yang namanya hari rumput. membiarkan rumput istirahat dulu dan tumbuh memulihkan kondisinya.

di awal minggu ini kita perhatikan anak-anak berdiri di teras mengamati rumput yang sudah mulai hijau. saya tanyakan kepada kakak sampai kapan hari rumput akan dijalankan? menurut anak-anak masih ada bagian-bagian yang botak.

terlepas dari beberapa anak yang kadang lupa, kita kagum bagaimana anak bisa konsisten dan konsekwen dengan keputusan mereka. dan ini bukan hanya tentang menahan diri, tapi juga memahami makhluk sederhana yang biasa mereka injak-injak tanpa banyak peduli, ciptaan Tuhan juga yang kita sebut rumput…

Bookmark the permalink.

One Response to hari rumput di smipa

  1. nday says:

    mudah-mudahan teman-teman semua masih ingat konsep pembelajarannya Semi Palar : yaitu tentang relasi kita dengan alam lingkungan.

    nah yang ini salah satu aplikasinya yang sederhana.

    yang kedua sudah muncul di blog ini adalah saat kita membawa anak-anak ke Katumiri.

    ada satu tulisan pendek tentang ini. di situ ada istilah biophobia vs. biophilia. Biophobia adalah saat seseorang punya ‘ketakutan’ untuk berinteraksi dengan alam. Berjalan di atas rumput, tangan memegang tanah atau lumpur, kotor, dsb. Dan gejala ini semakin banyak muncul di manusia modern yang semakin jauh dari alam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.